7cloud.asia – Tiga kandidat calon presiden (capres) di Pemilu 2024 memaparkan gagasan mereka di acara Mata Najwa “3 Bacapres Bicara Gagasan” yang dilangsungkan di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa (19/9/2023) sore hingga malam hari.
Kandidat capres dari KPP Anies Baswedan mendapatkan kesempatan pertama. Dia memaparkan gagasannya untuk memwujudkan keadilan dan kesetaraan. Ia juga menekankan akses yang setara untuk kebutuhan dasar.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan murah, penciptaan lapangan kerja yang adil.
Di kesempatan kedua, kandidat capres dari PDIP Ganjar Pranowo memaparkan tiga pondasi utama yakni pelipatgandaan pendapatan negara, pemberantasan korupsi dengan digitalisasi pemerintahan.
Baca: Adu gagasan kandidat Capres
Ganjar memaparkan visinya untuk meletakkan dasar untuk mengantarkan menuju Indonesia Emas 2045.
Ganjar juga menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi di Indonesia dengan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dapat mencegah praktik penyimpangan tersebut.
Ganjar juga mengatakan dibutuhkan revisi regulasi terkait KPK. Dengan revisi regulasi tersebut, Ganjar berharap KPK menjadi lembaga yang semakin kuat di dalam memberantas praktik korupsi di Indonesia.
“Harus saya jawab ketiga kalinya, satu dikuatkan, dua revisi regulasi,” ungkap Ganjar menjawab pertanyaan Najwa Shihab
Baca: Tiga pondasi dasar yang ingin dibangun Ganjar Pranowo
Menurut Gubernur Jawa Tengah dua periode keinginan memperkuat lembaga KPK adalah sebuah sikap dirinya sebagai calon presiden (Capres). Ia sengaja menekankan hal tersebut agar publik mengetahui sikapnya terhadap KPK.
“Biar semua publik audiens tau sikap saya sebagai Capres. Agar tetap diperkuat,” tandasnya.
Sementara Prabowo Subianto kandidat capres yang diusung Koalisi Indonesia Maju yang mendapatkan kesempatan terakhir dan memaparkan misinya untuk transformasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk lompatan ini Indonesia harus lepas dari jeratan negara menengah dengan pertumbuhan ekonomi 6-7 persen setahun.
Baca: Ibukota pindah ke IKN, KTP warga Jakarta harus diubah
Ada 17 program prioritas untuk mencapai tujuan tersebut, salah satunya adalah swasembada pangan, mengentaskan kemiskinan, pemberantasan korupsi, pelayanan kesehatan, perkuat pertahanan negara.
Prabowo juga menjelaskan tekadnya untuk melanjutkan hiliriisasi dan industrialisasi.
“Dengan hilirisasi meningkatkan nilai tambah komoditas nasional, meski Indonesia harus mendapatkan tantangan itu,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Prabowo juga mengungkapkan keinginannya untuk meneruskan sejumlah program yang telah dijalankan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Leave a Reply