7cloud.asia – Hujan deras mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Jawa Tengah pada Senin (16/2/2026). Banjir antara lain terjadi di Demak, Grobogan dan Semarang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir di Grobogan, mengganggu jalur kereta api lintas utara rute Jakarta-Surabaya setelah rel terendam air di kilometer (Km) 32 pada petak antara Karangjati dan Gubug.
Di Demak, banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Cabean B1 yang berada di Kecamatan Guntur karena tidak mampu menampung debit air yang meningkat drastis setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu.
“Peristiwa tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga terdampak banjir,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Agus Sukiyono dilansir Antaranews.com
Baca: Waspadai potensi hujan lebat selama periode 15-21 Februari
Ia mengatakan hujan deras di wilayah hulu menyebabkan aliran air ke wilayah hilir meningkat tajam sehingga tanggul tidak mampu menahan debit air.
“Hujan di wilayah hulu yang menyebabkan debit air di wilayah hilir meningkat dengan intensitas tinggi mengakibatkan tanggul sisi kiri Sungai Cabean B1 jebol,” ujarnya.
Ia menjelaskan tanggul jebol terjadi pada Senin (16/2/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Di Grobogan, banjir melanda 14 desa yang tersebar di delapan kecamatan.Curah hujan tinggi sehingga mengakibatkan air sungai meluap dan menggenangi pemukiman warga, Senin (16/2/2026)
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Wahyu Tri Darmawanto mengatakan banjir mulai terjadi pada Senin dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.
Baca: Perubahan iklim memicu siklon tropis di khatulistiwa
Akibat banjir tersebut, kata dia, permukiman warga, jalan lingkungan, hingga akses jalan raya, tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 15 centimeter (cm) hingga satu meter.
“Di Kecamatan Kedungjati, banjir terjadi di Desa Klitikan dengan ketinggian air 20–30 cm. Di Desa Kedungjati, air setinggi sekitar 20 cm menggenangi Jalan Raya Kedungjati–Salatiga, tepatnya di sebelah BPR BKK Kedungjati,” ujarnya.
Sementara BPBD Kota Semarang, Jawa Tengah, melaporkan sejumlah permukiman di wilayah tersebut tergenang banjir akibat luapan Sungai Babon seiring hujan deras di wilayah bagian atas.
Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martanto menyebutkan banjir menggenangi sejumlah permukiman, yakni Perumahan Argo Residence, Grand Batik Semarang, dan Grand Permata Tembalang, Perumahan Dinar Indah, dan wilayah RW 1 Kelurahan Rowosari.
“Ketinggian banjir terpantau sampai 150 cm, sedada orang dewasa. Itu dilaporkan Senin pada pukul 02.00 WIB. Alhamdulillah sudah mulai surut, ada yang sudah 20-30 cm,” katanya.

Leave a Reply