7cloud.asia – Menggunakan tumbler dan tempat makan. Langkah ini mungkin terasa sepele dan sederhana. Namun, jika banyak orang yang melakukannya maka manfaatnya sangat besar untuk lingkungan.
Dengan menggunakan wadah minum (tumbler) dan makanan yang bisa digunakan berulangkali, maka secara tidak langsung akan mengurangi sampah plastik.
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq, saat mengunjungi Sekolah Rakyat di Lombok Barat, NTB mengajak para siswa untuk meningkatkan kepedulian pada lingkungan dengan selalu menggunakan botol tumbler yang dapat digunakan secara berulang.
“Kalau adik-adik (siswa Sekolah Rakyat) setiap hari menggunakan tumbler, maka membantu pemerintah mengurangi sampah plastik. Sampah botol plastik sudah cukup banyak,” ujar Hanif saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (11/10/2025).
Hanif berpesan agar siswa Sekolah Rakyat selalu menggunakan tumbler demi mengurangi botol plastik.
Baca: Menggunakan tumbler akan berdampak besar bagi lingkungan
Menurutnya, langkah kecil dengan membiasakan diri menggunakan wadah yang bisa dipakai berulang kali bisa berdampak positif terhadap lingkungan.
“Cintai lingkungan, paling tidak dengan selalu menggunakan tumbler,” ucapnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk masuk ke Sekolah Rakyat melalui kurikulum pendidikan lingkungan.
Program Adiwiyata KLH disinergikan ke dalam Sekolah Rakyat guna menanamkan kesadaran bahaya sampah dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada para siswa Sekolah Rakyat.
Baca: Ekosistem guna ulang harus dibangun dari sekarang
“Kami yakin adik-adik (siswa Sekolah Rakyat) selain menjadi pimpinan yang maju, juga pimpinan yang paham lingkungan, dan pimpinan yang cinta lingkungan. Tidak ada negara maju yang lingkungannya rusak,” kata Hanif.
Dalam kesempatan ini, Hanif membagikan tas ransel dan botol tumbler untuk wadah minuman kepada para siswa SRMP 18 Lombok Barat tersebut menerima hadiah dari Menteri
“Saya senang atas kunjungan menteri. Apalagi kami diberi hadiah,” ucap Febrian.
Berdasarkan data BRIN, botol minuman merupakan salah satu jenis sampah plastik yang paling banyak ditemukan di perairan Indonesia selain plastik sachet, kantong plastik, dan sedotan.

Leave a Reply