7cloud.asia – Mengurangi sampah makanan rumah tangga adalah langkah kecil yang dapat Anda lakukan untuk turut merawat lingkungan. Pasalnya, sampah makanan rumah tangga merupakan salah salah satu sumber terbesar sampah.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah makanan adalah mengatur belanja makanan dan menata stok makanan. Satu hal yang tak kalah penting dalam urusan ini adalah memahami label makanan.
Dengan memahami label makanan dan arti tanggal dalam label makanan dapat membantu Anda mengatur belanja makanan. Namun, perlu dicatat bahwa beberapa produsen mungkin tidak mencantumkan label ini pada produk mereka.
Misalnya, jika Anda pergi ke pasar daging atau pasar ikan, Anda mungkin menerima produk dalam kantong biasa tanpa label.
Jika hal ini yang terjadi, maka Anda dapat memngikuti panduan dasar kapan makanan aman dikonsumsi berikut ini, sebagaimana kami kutip dari Earth.org:
Susu
susu biasanya aman dikonsumsi hingga satu minggu setelah dibuka.
Baca: Sampah makanan rumah tangga berkontribusi pada produksi sampah global
Telur
Jika disimpan dengan benar di lemari es, telur seringkali masih aman dikonsumsi dalam tiga hingga lima minggu sejak tanggal pembelian.
Unggas dan makanan laut
Daging unggas dan makanan laut sebaiknya dimasak atau bekukan dalam satu hingga dua hari setelah pembelian.
Daging sapi atau babi
Daging sapi dan babi dapat dimasak atau dibekukan dalam tiga hingga lima hari.
Makanan kaleng
Makanan kaleng aman dikonsumsi selama bertahun-tahun setelah tanggal “baik sebelum” selama kaleng tidak rusak (penyok, menggembung, atau bocor).
Keasaman makanan dapat memengaruhi rasa dan teksturnya seiring waktu, tetapi umumnya, makanan kaleng dapat disimpan dalam jangka waktu yang sangat lama.
Dan, berikut arti tanggal dalam label makanan:
1. Tanggal “Jual Sebelum”
Tanggal ini menunjukkan hari terakhir suatu produk harus dijual dengan kualitas terbaik. Tanggal ini bukan berarti makanan tersebut tidak lagi aman untuk dikonsumsi, Ini hanya menunjukkan bahwa barang tersebut mungkin mulai kehilangan sebagian kesegarannya.
Baca: Penerapan ekonomi sirkular untuk mengurangi sampah makanan
2. Tanggal “Baik digunakan sebelum (atau sebelum)”
Tanggal ini menunjukkan kapan makanan akan berada dalam kualitas terbaiknya untuk dimakan.
Ini bukan berarti makanan tidak dapat dimakan setelah tanggal ini, tetapi hanya memberi tahu pelanggan waktu terbaik untuk mengonsumsi makanan demi rasa dan kesegaran yang optimal.
3. Tanggal “Dijamin segar”
Tanggal ini mengacu pada tanggal ketika barang berada dalam kesegaran optimalnya. Ini biasanya digunakan untuk produk roti.
4. “Tanggal pengemasan”
Ini biasanya terdapat pada makanan kaleng atau kemasan. Ini memberi tahu kita kapan produk dikemas. Ini tidak menunjukkan kapan harus dikonsumsi.
5. Tanggal “Gunakan Sebelum”
Ini adalah tanggal terakhir produsen menjamin produk berada dalam kualitas maksimalnya.
6. Tanggal “Kedaluwarsa pada”
Tanggal ini paling umum ditemukan pada barang-barang yang mudah rusak seperti daging, susu, dan telur.
Berbeda dengan tanggal “jual sebelum” atau “baik sebelum”, yang menunjukkan kualitas terbaik, tanggal kedaluwarsa berkaitan langsung dengan keamanan pangan.
Baca: Sistem pangan sirkular untuk mengurangi sampah makanan

Leave a Reply