Kemajuan Pengembangan Transportasi Publik Jakarta Dipaparkan di Mayors Forum

Written by

in

7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat sektor transportasi dengan cakupan layanan transportasi publik yang telah mencapai 92,5 persen.

Untuk menguatkan layanan transportasi publik, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan Rp4,2 triliun pada 2026 untuk memperluas layanan Transjabodetabek.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta melanjutkan pengembangan jaringan MRT hingga 46,5 kilometer pada 2034 dan LRT hingga 21,8 kilometer pada 2029.

Jakarta juga menyiapkan pusat Transit-Oriented Development (TOD) baru di Dukuh Atas pada 2027 bersama Shenzhen Metro untuk mengintegrasikan lima moda transportasi sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan.

Kemajuan pelayanan publik termasuk transportasi publik di Jakarta ini dipaparkan Pramono dalam forum Mayors Forum: Providing Reliable and Efficient Municipal Services pada rangkaian World Cities Summit (WCS) 2026 di Singapura, pada Minggu (14/6/2026).

Baca: Metamorfosa Jakarta lewat Penataan Transportasi Publik

Forum yang diikuti sekitar 100 pemimpin kota dunia, termasuk London, Berlin, dan Guangzhou, ini menjadi wadah pertukaran pengalaman serta peluang kerja sama internasional dalam pengelolaan dan peningkatan layanan dasar perkotaan.

Kehadiran Jakarta dalam forum ini sekaligus memperkuat kolaborasi antarkota untuk mewujudkan Jakarta yang inklusif, berkelanjutan, dan ramah bagi seluruh warga.

Selain pengembangan transportasi publik, dalam kesempatan itu Pramono Anung juga memaparkan kemajuan di sektor pendidikan.

Salah satunya program Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang telah menjangkau 707.477 siswa serta 15.825 mahasiswa.

Baca: Investasi di Sektor Transportasi Publik Berdampak Signifikan pada Ekonomi Kota

Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan pendidikan gratis di 103 sekolah swasta guna memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas.

Sementara itu, di sektor kesehatan, layanan Pasukan Putih bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas serta layanan konseling gratis JakCare dihadirkan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah.

Pramono menegaskan, pelayanan publik yang andal dan efisien merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang semakin layak huni bagi semua.

“Kami masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan. Namun, kami tetap berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota global yang lebih layak huni bagi semua,” ujarnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *