PM Inggris, Keir Starmer dan Trump Sepakat untuk Mendorong Perdamaian di Gaza

Written by

in

7cloud.asia – Inggris dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk mendorong perdamaian dan peta jalan menuju penyelesaian konflik di Timur Tengah, menyusul situasi di Gaza yang disebutnya “tak tertahankan.”

Hal ini diungkap dalam Konferensi pers setelah pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dengan Presiden AS Donald Trump, Kamis (18/9/2025) di Buckinghamshire, London Inggris.

Dalam kesempatan itu, Starmer mengatakan kondisi Jalur Gaza serta rencana Inggris untuk mengakui negara Palestina turut menjadi pembahasan.

Baca: Majelis Umum PBB rilis Deklarasi New York mendukung solusi dua negara, Palestina dan Israel

Ia kembali menegaskan seruan Inggris agar para sandera segera dibebaskan dan bantuan kemanusiaan dapat masuk ke Gaza.

“Kami sepenuhnya sepakat tentang perlunya perdamaian dan peta jalan, karena situasi di Gaza sudah tak dapat ditoleransi,” kata Starmer.

Starmer menuding Hamas tidak menginginkan solusi dua negara, perdamaian, maupun gencatan senjata di Gaza. Ia juga menekankan bahwa waktu pengakuan negara Palestina oleh Inggris “tidak ada kaitannya” dengan kunjungan kenegaraan Trump.

Baca: Inggris bakal akui Palestina jika Israel tak perbaiki kondisi di Gaza

Pada Juli lalu, Starmer menyatakan Inggris akan mengakui negara Palestina dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York pada September, kecuali Israel mengambil langkah nyata untuk memperbaiki situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Inggris juga mensyaratkan Israel menyetujui gencatan senjata di Gaza.

Mengutip sejumlah sumber pemerintah, koran The i Paper, Rabu (17/9/2025) melaporkan bahwa Inggris akan secara resmi mengakui Palestina akhir pekan ini setelah Trump menuntaskan kunjungan kenegaraannya.

Sumber: Antaranews.com/Anadolu

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *