7cloud.asia – Tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Perubahan Iklim Dunia, COP 30, Brasil mendesak negara-negara untuk memperkuat rencana pengurangan emisi (NDC) mereka menjelang tenggat waktu yang telah ditetapkan.
Sebelumnya, tenggat waktu penyerahan NDC diperpanjang menjadi September 2025. Penundaan ini dilakukan karena hingga tenggat yang ditetpkan pada Februari 2025 hanya 13 dari 195 negara yang menyerahkan dokumen aksi iklim mereka.
KTT COP 30 mendatang, yang dijadwalkan berlangsung di Belém, Brasil, November 2025, menawarkan kesempatan unik bagi negara-negara untuk menyampaikan rencana ambisius pengurangan emisi, yang lebih dikenal sebagai Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC).
NDC atau janji-janji pengurangan emisi yang harus diperbarui setiap lima tahun, membentuk fondasi bagi upaya kolektif dunia untuk mengatasi perubahan iklim berdasarkan Perjanjian Paris.
Baca: Pemerintahan RI belum serahkan Second NDC
Hanya 29 pemerintah yang telah menyerahkan NDC terbaru sejak November. Di antara 166 negara yang belum menyerahkan NDC, terdapat beberapa negara penghasil emisi terbesar di dunia seperti Uni Eropa, Iran, Afrika Selatan, dan China.
Batas waktu awal penyerahan rencana adalah Februari 2025, tetapi diperpanjang hingga 25 September setelah hanya 13 dari 195 negara yang menyerahkan rencana mereka tepat waktu.
Batas waktu yang baru bertepatan dengan pertemuan tahunan Majelis Umum PBB di New York, pada Setember.
Badan perubahan iklim PBB, yang juga dikenal sebagai UNFCCC, kemudian akan menyusun rencana-rencana tersebut menjadi laporan sintesis yang akan memberikan informasi terbaru yang tersedia kepada para negosiator di Belém.
Baca: ARUKI jaring aspirasi masyarakat terdampak krisis iklim
Presiden COP 30 André Corrêa do Lago dalam sebuah surat kepada negara-negara penandatangan Perjanjian Paris menegaskan, jauh dari sekadar target iklim untuk tahun 2035, NDC mewakili visi masa depan bersama warga dunia.
Dalam surat yang dikirim pada Selasa (19/8/2025), Andre menyebut NDC adalah wahana kerja sama, yang memungkinkan dunia mewujudkan visi bersama untuk menurunkan emisi karbon.
NDC adalah cermin komitmen negara-negara penandatangan Perjanjian Paris untuk memastikan planet Bumi tetap layak huni.
”Jika gambaran yang ditunjukkan oleh NDC ternyata mengecewakan, adalah tanggung jawab kolektif kita untuk mengubahnya menjadi gambaran yang akan memastikan planet yang layak huni, melindungi semua perekonomian, dan meningkatkan standar hidup serta peluang hidup bagi semua orang, untuk semua generasi,” tulis Andre seperti dikutip The Guardian.

Leave a Reply