7cloud.asia – Gelombang panas (heat wave) mulai melanda sejumlah negara di Eropa. Salah satunya Yunani. Bahkan gelombang panas di negara ini mencapai suhu hingga hampir 46 derajat celsius pada Jumat (25/07/2025).
Melansir AFP, Observatorium Nasional di Athena mencatat pada Jumat lalu suhu terpanas yang tercatat adalah 45,8°C di wilayah Peloponnesos, Messinia.
Di Athena, suhu tertinggi di beberapa bagian ibu kota adalah 42°C, yang juga tercatat di pelabuhan utama Piraeus.
Badan Meteorologi Yunani (EMY) menjelaskan gelombang panas ini telah berlangsung sejak Senin lalu dan diprediksi masih akan terus berlangsung hingga lebih dari seminggu.
Baca: Gelombang panas sebabkan 2300 kematian di Eropa
Kondisi cuaca seperti ini membuat para pejabat mengubah jam buka Akropolis, situs arkeologi terkemuka di negara itu. Hal ini dilakukan demi keselamatan pengunjung dan staf.
Monumen tersebut ditutup dari tengah hari hingga pukul 17.00, waktu terpanas dalam sehari-sesuai dengan aturan keselamatan yang berlaku.
Gelombang panas yang menerjang Yunani ini juga meningkatkan resiko kebakaran. Apalagi adanya peningkatan angin dari arah utara yang dapat memicu bencana tersebut.
Baca: Gelombang panas semakin mematikan, ini penyebabnya
Sebelumnya, pada awal pekan ini kebakaran hutan telah menghancurkan lebih dari 2.800 hektar hutan dan padang rumput di dekat desa pegunungan Feneos di Peloponnesos.
Observatorium Nasional mengungkap kebakaran tersebut dipicu oleh dua pekerja yang menggunakan peralatan las di dekat hutan. Lebih dari separuh area yang terdampak adalah hutan pinus yang tidak dapat beregenerasi.
Pada hari Jumat, kebakaran yang terjadi di dekat kota Kilkis di Yunani utara memaksa evakuasi sebuah universitas, rumah, dan bisnis, kata dinas pemadam kebakaran.
Baca: Gelombang panas di Prancis tewaskan 2 orang
Suhu tertinggi 44°C diperkirakan terjadi di Yunani pada hari Sabtu, dengan suhu maksimum 42°C diperkirakan terjadi di Athena.
Di negara tetangga Albania, terdapat 10 kebakaran aktif, termasuk satu di Delvina, dekat perbatasan dengan Yunani.
Kebakaran lain di Kakavia, dekat perbatasan dengan Yunani, berhasil dikendalikan pada hari Kamis (24/07/2025).
(AFP/detik.com)

Leave a Reply