7cloud.asia – Cakupan layanan air bersih dari PAM Jaya terus ditingkatkan. Dalam dua bulan terakhir cakupan layanan PAM Jaya meningkat 2 persen, dari 71 persen menjadi 73 persen.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengungkapkan kegembiraannya atas peningkatan partisipasi pelanggan menggunakan air bersih perpipaan. Hal ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya konservasi air tanah.
PAM Jaya memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan dan komunitas, serta masyarakat rumah tangga dalam memanfaatkan air pipa PAM Jaya.
“Dan Alhamdulillah-nya dengan tahun ketiga ini semakin banyak yang memang sudah ikut menyadari,” kata Arief di acara Jakarta Water Hero 2025 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (4/7/2025).
Saat ini, sambung Arief, layanan air bersih perpipaan PAM Jaya telah mencapai 73 persen. Ia pun menargetkan layanan air bersih PAM Jaya bisa mencapai 78 persen pada akhir tahun ini.
Baca: Upaya PAM Jaya penuhi target jangkauan pelayanan 100 persen
Arief juga menyampaikan beberapa rencana strategis PAM Jaya, salah satunya groundbreaking pembangunan gedung sentra pelayanan yang terintegrasi dengan pusat edukasi air pertama di Indonesia.
Rencana groundbreaking akan dilakukan pada Agustus nanti.
“Jadi kami ingin mencoba mengajak masyarakat untuk bisa mengetahui bahwasanya proses air itu tidak mudah. Dan sangat sensitif nanti di masa depan,” jelasnya.
Kemudian pada September mendatang, PAM Jaya juga akan meresmikan WTP Pesanggrahan dengan kapasitas 750 Lps. WTP Pesanggrahan ini nantinya akan mengairi rumah-rumah di Jakarta Selatan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyamaikan apresiasinya atas capaian PAM Jaya dalam menyediakan akses air bersih bagi masyarakat Jakarta.
“Saya juga secara khusus senang sekali bahwa PAM Jaya yang sebelumnya sebulan, dua bulan yang lalu hanya mencapai 71 persen, sekarang sudah 73 persen. Artinya progresnya itu cukup baik,” ujar Pramono saat menghadiri
Baca: Untuk dapat pelayanan dari PAM Jaya warga Marunda menunggu 40 tahun
Pramono berharap agar PAM Jaya bisa meningkatkan cakupannya hingga 85 persen pada tahun depan. Melalui peningkatan cakupan layanan air bersih, Gubernur berharap PAM Jaya bisa segera melakukan Initial Public Offering (IPO).
“Kalau di-IPO kan, apalagi pelanggannya lebih dari 2,5 juta captive orang yang menggunakan air di Jakarta, saya yakin pasti size-nya PAM Jaya akan besar sekali,” kata dia.
Pramono pun mengapresiasi penyelenggaraan ajang penghargaan Jakarta Water Hero (JWH) 2025 oleh PAM Jaya, sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan air berkualitas di Jakarta.
Menurutnya, acara ini untuk mendorong semangat masyarakat Jakarta dalam menggunakan air bersih.
Pramono juga berharap PAM Jaya bisa menjadi BUMD yang sehat dan memberikan kontribusi yang lebih besar, baik bagi Jakarta maupun masyarakat.
“Mudah-mudahan PAM Jaya seperti yang betul-betul saya harapkan bisa memenuhi harapan publik,” ucapnya.

Leave a Reply