7cloud.asia – Covid-19 di India melonjak dalam 24 jam terakhir. Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga mencatat dalam 24 jam sebanyak 564 kasus baru dan 7 orang meninggal.
Melansir Indian Express, Kamis (05/06/2025) sebanyak 7 orang yang meninggal tersebut berasal dari negara bagian Maharashtra 3 orang, Delhi dan Karnataka masing-masing 2 orang.
Mereka yang meninggal ini umumnya menderita komplikasi kesehatan. Salah satunya seorang bayi berusia lima bulan yang mengalami komplikasi kesehatan yang kompleks.
Adanya kasus baru ini, maka kasus Covid-19 di India naik hingga hampir menjadi 5000 orang. Kasus tertinggi COVID-19 di India dilaporkan dari Kerala dengan jumlah 1487 kasus.
Baca: Kasus Covid-19 di Indonesia berpotensi meningkat
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga mencatat varian virus yang beredar di India adalah LF.7, XFG, NB. 1.8.1., dan JN.1. Varian NB. 1.8.1. merupakan subvarian yang baru-baru ini ditemukan di India.
Kelompok Penasihat Teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah menetapkan subvarian ini ‘Dalam Pemantauan’ atau varian dengan perubahan signifikan, namun dampak epidemiologisnya belum jelas.
Sama seperti virus lainnya, SARS-CoV-2 terus bermutasi. Beberapa varian baru mungkin menyebar lebih mudah sehingga dapat memicu adanya lonjakan kasus baru.
Meningkatnya kasus Covid-19 disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya perlindungan vaksinasi yang menurun. Sehingga membuat orang menjadi rentan terinfeksi ulang.

Leave a Reply