7cloud.asia – Aljazair mengusulkan sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan pencabutan segera dan tanpa syarat semua pembatasan yang menghambat pengiriman bantuan ke Gaza.
Menurut dokumen yang diperoleh koresponden RIA Novosti pada Jumat (23/5/2025) rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB tersebut ‘menuntut pencabutan segera dan tanpa syarat seluruh larangan masuk bantuan kemanusiaan dan pendistribusiannya di Jalur Gaza
Juga menyerukan perbaikan listrik, pasokan air bersih, dan layanan penting lainnya sesuai dengan hukum humaniter internasional dan resolusi yang relevan oleh DK PBB.”
Baca: Israel disebut sengaja menciptakan kelaparan di Gaza
Lebih jauh dokumen rancangan tersebut menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi bencana kemanusiaan dan perkembangan terakhir di Jalur Gaza setelah pelanggaran perjanjian gencatan senjata,”
Resolusi itu juga menyerukan semua pihak mematuhi tanggung jawab di bawah hukum internasional.
Yang terakhir, dokumen tersebut menyatakan mendukung upaya mediasi oleh Mesir, Qatar, dan AS “untuk segera membawa kembali para pihak dalam pelaksanaan perjanjian gencatan senjata dengan semua tahapannya”, sebagaimana tercantum dalam resolusi Dewan Keamanan 2735.
Baca: Israel batasi jumlah bantuan yang bisa masuk ke Gaza
Karena draf dokumen tersebut masih berupa usulan, perubahan mungkin muncul sebelum diajukan untuk pemungutan suara.
Sebelumnya pada Kamis, Misi Israel di PBB menyampaikan pernyataan kepada wartawan, yang menyatakan ketidaksetujuannya dengan rancangan resolusi yang diusulkan Aljazair.
Pernyataan tersebut mengatakan bahwa resolusi kemanusiaan tersebut akan diputuskan pada Rabu, 28 Mei.
Masyarakat internasional sudah berulang kali mendesak Israel untuk menghentikan blokade terhadap Gaza, namun hingga hari ini Israel tidak bergeming
Sumber: Antaranews.com/Sputnik

Leave a Reply