Coldplay Olah Sampah Platik Kali Cisadane untuk Vynil Album Terbarunya, Moon Music

Written by

in

7cloud.asia – Band legendaris asal Inggris, Coldplay seolah tak pernah kehabisan akal untuk menginspirasi dunia untuk membuat aksi keren bagi lingkungan.

Baru-baru ini Coldplay merilis album terbaru bertajuk Moon Music dalam format vinyl atau piringan hitam yang terbuat dari sampah plastik dari Sungai Cisadane, Jawa Barat, Indonesia.

Selain dari Indonesia, material vynil dalam album ke-10 Coldplay yang diberi tajuk “Moon Music” tersebut berasal dari sampah plastik di Sungai Klang, Selangor, Malaysia.

Uniknya, vinyl khusus “Moon Music” yang terbuat dari plastik daur ulang itu dapat menembus cahaya saat terkena sinar.

Tidak hanya itu, Coldplay juga merilis “Moon Music” dalam bentuk CD. Album tersebut dikatakan sebagai album CD pertama di dunia yang dirilis dalam bentuk EcoCD dan dibuat dari 90 persen bahan polikarbonat daur ulang.

Baca: Coldplay sumbang kapal pemungut sampah di Sungai Cisadane

Dilansir dari Malay Mail, Sabtu (5/10/2024), vokalis Coldplay Chris Martin mengatakan, setiap keping vinyl dari album seberat 140 gram tersebut berasal dari sembilan sampah botol plastik PET.

Bahan baku sampah plastik untuk dijadikan viny Coldplay disuplai dari gerakan The Ocean Cleanup yang menerjunkan kapal pembersih sampah di Sungai Klang dan Sungai Cisadane.

The Ocean Cleanup merupakan lembaga nirlaba yang didirikan oleh warga negara Belanda, Boyan Slat, pada 2013 dengan tujuan untuk mengatasi polusi plastik di sungai.

The Ocean Cleanup kemudian menyebar ke Malaysia, Indonesia, Republik Dominika, Vietnam, Thailand, dan Amerika Serikat

Coldplay sendiri sebelumnya sudah bekerja sama dengan The Ocean Cleanup untuk menerjunkan kapal pembersih sungai, antara lain ke Indonesia dan Malaysia.

Baca: Konser ramah lingkungan ala Coldplay

Rencana Coldplay untuk merilis album fisik dalam format vinyl yang terbuat dari sampah plastik ternyata sudah diumumkan dari jauh-jauh hari.

Melansir Euronews pada 19 Juni 2024, Kompas.com menulis Coldplay menyatakan vinyl tersebut akan menjadi album pertama di dunia yang terbuat dari sampah plastik.

Vinyl yang terbuat dari sampah plastik diklaim dapat mereduksi emisi karbon sampai 85 persen dalam proses produksinya dibandingkan vinyl pada umumnya.

Selain itu, daur ulang sampah plastik untuk dijadikan vinyl dapat mencegah lebih dari 25 metrik ton bahan baku plastik.

Slat menyampaikan, Coldplay merupakan mitra yang luar biasa bagi The Ocean Cleanup. Dia mengaku gembira bahwa sampah plastik yang berhasil mereka kumpulkan dapat menjadi material rilisan fisik dari band ternama.

Baca: Sneaker vokalis Coldplay dibuat dari 70 sepatu tua

Dalam wawancara itu Slat menegaskan, pihaknya selalu memastikan plastik yang dikumpulkan tidak akan pernah kembali lagi ke laut adalah hal yang penting bagi misi The Ocean Cleanup.

“Dan saya sangat antusias untuk melihat bagaimana kami akan terus berinovasi dengan Coldplay dan mitra kami lainnya untuk membersihkan lautan dari plastik bersama-sama,” tutur Slat.

Dikutip dari Billboard, Jumat (4/10/2024), album “Moon Music” berisikan 20 lagu pilihan (termasuk pertunjukan langsung) dengan tajuk utama “feelslikeimfallinginlove”.

Tidak sendiri, Coldplay juga berkolaborasi dengan musisi lainnya untuk beberapa judul lagu, salah satunya “We Pray” bersama Little Simz, Burna Boy, Elyanna, dan TINI.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *