7cloud.asia – Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk menunda Project Freedom di Selat Hormuz disambut positif Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif yang saat ini memediasi perundingan Iran dan AS.
Dalam pernyataannya pada Rabu (6/5/2026) Shehbaz menyebut langkah tersebut sebagai perkembangan positif untuk meredakan ketegangan regional di Teluk Persia..
Dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X, Shehbaz menyebutkan bahwa tanggapan Donald Trump terhadap permintaan yang diajukan oleh Pakistan dan negara-negara lain, termasuk Arab Saudi, akan sangat membantu dalam memajukan perdamaian, stabilitas, dan rekonsiliasi regional selama periode yang sensitif ini.
Dia menuturkan bahwa Pakistan tetap berkomitmen kuat untuk mendorong sikap menahan diri dan menyelesaikan konflik melalui dialog serta diplomasi.
Baca: Perundingan Damai Iran-AS Jalan di Tempat
Dia menekankan bahwa keterlibatan damai tetap menjadi hal yang esensial bagi stabilitas jangka panjang.
“Kami sangat berharap bahwa momentum saat ini akan mengarah pada kesepakatan yang menjamin perdamaian dan stabilitas berkelanjutan bagi kawasan tersebut dan sekitarnya,” ujarnya.
Sebelumnya pada Selasa (5/5/2026), Donald Trump mengatakan bahwa Project Freedom, yakni operasi militer AS yang bertujuan untuk mengawal kapal-kapal keluar dari Selat Hormuz, akan ditangguhkan.
Langkah ini guna melihat apakah kesepakatan damai antara Washington dan Teheran dapat dicapai.
Baca: Maksimalisme Donald Trump Gagalkan Perundingan Damai Iran-AS
“Berdasarkan permintaan Pakistan dan negara-negara lain, keberhasilan militer luar biasa yang telah kami capai selama operasi militer terhadap negara Iran dan,
“selain itu, fakta bahwa kemajuan besar telah dicapai menuju kesepakatan lengkap dan final dengan perwakilan Iran,” tulis Trump di platform Truth Social.
“Kami telah sepakat bersama bahwa, sementara blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Project Freedom (pergerakan kapal melalui Selat Hormuz) akan dijeda untuk waktu singkat guna melihat apakah kesepakatan (damai dengan Iran) itu dapat difinalisasi dan ditandatangani,” tulis Trump selanjutnya.
Sumber: Antaranews.com/Xinhua-Sputnik

Leave a Reply