Musim Kemarau, Wilayah Banyumas Mulai Kekeringan

Written by

in

7cloud.asia – Musim kemarau tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Beberapa wilayah mengalami kekeringan, seperti yang terjadi di Banyumas, Jawa Tengah.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Budi Nugroho wilayah yang terdampak kekeringan di wilayah tesebut mencapai 28 desa yang tersebar di 13 kecamatan.

“Bahkan, RSUD Banyumas juga turut terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini,” ungkap Budi Nugroho seperti yang dilansir Antaranews pada Rabu (28/08/2024).

Selanjutnya Budi menjelaskan, kekeringan ini berdampak pada 7.575 keluarga yang terdiri atas 23.846 jiwa.

Baca: Kekeringan melanda Yogyakarta

Karena itu, lanjut Budi, pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas sebanyak 133 tangki setara dengan 665.000 liter.

Bantuan air bersih ini akan disalurkan kepada warga di 28 desa yang terdampak kekeringan termasuk juga RSUD Banyumas.

Selain BPBD, bantuan air bersih juga disalurkan oleh PMI Kabupaten Banyumas sebanyak 44 tangki setara dengan 220.000 liter dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy sebanyak 1 tangki atau 5.000 liter.

Pada kesempatan itu Budi mengatakan kekeringan tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga berdampak pada hutan yang menjadi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Banyumas.

Baca: Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi kekeringan hingga September

Data yang dihimpun BPBD Banyumas selama musim kemarau tahun 2024 telah terjadi 12 kejadian karhutla di 12 desa/kelurahan dengan total luas lahan yang terbakar mencapai 30,914 hektare.

Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah atau rumput di lahan maupun hutan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan agar tidak terjadi karhutla.

“Apalagi saat sekarang sedang puncak musim kemarau dan angin juga cukup kencang, sehingga sekecil apapun api yang dibuat akan berisiko terhadap terjadinya karhutla,” ujarnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *