Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat, Berada di Posisi Ketiga Terburuk di Dunia

Written by

in

7cloud.asia – Kualitas udara di DKI Jakarta pada Minggu (9/6/2024) pagi berada dalam kategori tidak sehat.

Dengan kondisi kualitas udara yang tidak sehat maka warga Jakarta diimbau untuk menghindari aktivitas luar ruangan.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, pada pukul 06.30 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 166

Sedangkan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2,5 di angka konsentrasi polutan 77 mikrogram per meter kubik.

Baca: Warga Jakarta diminta tak abaikan kualitas udara yang tidak sehat

Konsentrasi tersebut setara 15,4 kali dari nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Indeks kualitas udara tersebut membuat Jakarta menduduki kota dengan kualitas udara ketiga terburuk di dunia.

Di atas Jakarta, kota dengan kualitas udara terburuk pada peringkat pertama, yakni Kampala, Uganda dengan indeks kualitas udara di angka 174, kemudian Delhi, India pada peringkat kedua dengan indeks 166.

Sejumlah wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat, yakni Kuningan, Kemang dan Jeruk Purut.

Baca: Kenali manfaat tanaman hias untuk tingkatkan kualitas udara 

Masyarakat pun direkomendasikan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan, mengenakan masker saat berada di luar ruangan,

Warga juga diimbau untuk menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, serta menyalakan penyaring udara.

Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta juga mencatat bahwa kualitas udara di Jakarta secara keseluruhan untuk polusi udara PM2,5 berada pada kategori tidak sehat dengan indeks angka 109.

Kategori tidak sehat berarti tingkat kualitas udara bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika

Baca: Hijaukan Jakarta untuk tingkatkan kualitas udara

Salah satu wilayah yang tercatat berada pada kategori udara tidak sehat, yakni Kebon Jeruk.

Memasuki musim kemarau kualitas udara Jakarta kembali memburuk. Dalam beberapa hari belakangan kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat

Penggunaan kendaraan bermotor dan pembangkit listrik tenaga batubara disebut sebagai salah satu pemicu buruknya kualitas udara Jakarta.

Sumber: Antaranews.com 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *