7cloud.asia– Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April menjadi sebuah pengingat bahwa ada banyak hal yang dapat kita lakukan, sebagai individu, untuk mengatasi krisis lingkungan.
Setiap kali Hari Bumi diperingati kita diingatkan, bahwa lingkungan tempat kita tinggal menghadapi ancaman nyata yaitu perubahan iklim, hilangnya alam dan keanekaragaman hayati, serta pencemaran baik air, tanah maupun udara.
Selama puluhan tahun, umat manusia memecahkan rekor mengenai pemanasan global yang berdampak nyata pada lingkungan sehingga menghasilkan ekosistem yang rapuh dan jauh dari lestari.
Lebih dari 1 juta tumbuhan, hewan, dan makhluk hidup lainnya berisiko punah. Udara kotor oleh berbagai gas berbahaya, bahan kimia mengancam tanah, lautan, dan kesehatan kita.
“Setiap tindakan, besar atau kecil, penting bagi Bumi dan kita bisa membalikkan kemerosotan bumi namun kita harus bersatu dan semua orang memainkan peran mereka.,” kata Wakil Direktur Divisi Ekosistem Program Lingkungan PBB, Bruno Pozzi.
Baca: Peringatan Hari Bumi 2024 serukan pengurangan plastik demi lingkungan
UNEP telah mengembangkan perangkat untuk mengambil tindakan dalam mengantisipasi berbagai permasalahan lingkungan. Berikut adalah panduan untuk lima diantaranya:
1. Menghidupkan kembali ekosistem
UNEP mencatat, secara global lebih dari 2 miliar hektar lahan terdegradasi. Semntara jumlah dan durasi kekeringan telah meningkat sebesar 29 persen sejak tahun 2000.
Jika ingin menemukan solusi bagi permasalahan global ini adalah dengan fokus pada restorasi lahan, penggurunan dan ketahanan terhadap kekeringan.
Buku Panduan Restorasi Ekosistem: Panduan Praktis untuk Menyembuhkan Bumi menjelaskan pendekatan-pendekatan untuk memulihkan delapan jenis ekosistem penting.
Yaitu hutan, lahan pertanian, padang rumput dan sabana, sungai dan danau, lautan dan pantai, kota dan sabana. kota, lahan gambut, dan pegunungan.
Dengan mengambil tindakan yang direkomendasikan ini, Anda dapat menjadi bagian dari #GenerationRestoration!
Baca: Earth Hour, satu jam yang sangat bermakna untuk bumi
2. Terus menyuarakan perubahan iklim
Dunia berada dalam keadaan darurat iklim, sebuah “kode merah bagi kemanusiaan,” menurut Sekretaris Jenderal PBB.
Jika emisi gas rumah kaca tidak turun drastis, pemanasan bisa melampaui 2,9°C pada abad ini menunjukkan bagaimana masyarakat dapat memaksa pemerintah dan dunia usaha untuk melakukan perubahan sistemik yang diperlukan untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5°C di atas tingkat pra-industri.
3. Kurangi sampah plastik global
Meskipun plastik memiliki banyak kegunaan, kecanduan kita terhadap plastik sekali pakai bisa menjadi bencana bagi planet ini membutuhkan waktu ribuan, bahkan puluhan ribu tahun untuk terurai.
Yang dapat dilakukan individu untuk membantu mengakhiri bencana lingkungan akibat sampah plastik termasuk mengurangi penggunaan plastik yang tidak perlu, memilih untuk menggunakan kembali daripada membeli produk baru.
Anda juga dapat mendukung merek yang mendesain ulang plastik dan mencoba untuk melakukan hal tersebut.
Meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai, dan meminta pemerintah untuk mengadopsi kebijakan ekonomi sirkular dan memperkuat sistem pengelolaan sampah.
Baca: 17-langkah terapkan gaya hidup ramah lingkungan
4. Mengusir udara kotor dari langit
Lebih dari 99 persen populasi global menghirup udara yang tidak aman. Polusi udara adalah risiko kesehatan lingkungan terbesar saat ini, yang menyebabkan sekitar 7 juta kematian dini setiap tahunnya.
Paparan udara kotor juga dapat menyebabkan penyakit jantung dan paru-paru, kanker paru-paru, dan penyakit jantung stroke dan penyakit lainnya.
Polutan udara juga merusak lingkungan alami kita, mengurangi pasokan oksigen di lautan, mempersulit tanaman untuk tumbuh dan berkontribusi terhadap krisis iklim.
Hari Udara Bersih Internasional untuk Langit Biru yang jatuh pada tanggal 7 September bertujuan untuk menyebarluaskannya kesadaran akan masalah ini.
UNEP juga telah merilis panduan interaktif yang merinci langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mempromosikan udara yang lebih bersih.
5. Menanam pohon dengan benar
Pohon sangat menakjubkan karena dapat menangkap karbon dari atmosfer, melindungi dan menyuburkan tanah, menyediakan sumber kayu bakar dan kayu, serta melindungi banyak hewan, burung, dan serangga.
Menanam pohon untuk memulihkan ekosistem dan melawan perubahan iklim, menjadi begitu populer.
Namun hal ini tidak sesederhana kedengarannya. Misalnya, menanam pohon yang salah di tempat yang salah dapat merusak keanekaragaman hayati dan menimbulkan berbagai konsekuensi yang tidak diinginkan.
Sumber:UNEP.org

Leave a Reply