7cloud.asia – Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 yang berlangsung alot di tingkat provinsi justru akan memudahkan proses rekapitulasi suara tingkat nasional di KPU.
Anggota KPU August Mellaz mengatakan hal ini menanggapi rekapitulasi suara Pemilu 2024 yang berlangsung alot di sejumlah provinsi.
“Memang kalau kita lihat teman-teman bisa perhatikan selama proses rekapitulasi suara Pemilu 2024 yang berlangsung di tingkat nasional memang ada beberapa provinsi yang kemudian alot,” ujar Mellaz di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu (16/3/2024).
“Tapi begitu dibawa ke nasionalnya kan selesai,” sambungnya.
Baca: Puisi Di Negeri Ketakutan
Ia pun menjelaskan rekapitulasi suara berjenjang, dari tingkat TPS hingga nasional dapat menyelesaikan permasalahan dari bawah.
Oleh karena itu, apabila ada permasalahan saat proses rekapitulasi di tingkat provinsi, maka penyebabnya berada di kabupaten/kota.
“Nah kalau itu misalnya berlangsung alot tapi kemudian ketika dibawa ke RI semuanya sudah lebih mudah, begitu,” jelas Mellaz.
Baca: Alumnus ITB bergerak menguak kisruh Sirekap
Hingga Sabtu kemarin, KPU telah mengesahkan rekapitulasi suara di 32 provinsi, dan beberapa di antaranya berlangsung alot.
Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota.
Adapun jumlah pemilih di daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.
Baca: KPU akui bekerja sama dengan Alibaba terkait Sirekap
Untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, diikuti tiga pasangan yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Kemudian pada pemilu legislatif diikuti 18 partai politik nasional dan enam partai politik lokal sebagai peserta di Aceh.
Seturut Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari sampai 20 Maret 2024.
Sumber: Antaranews.com

Leave a Reply