7cloud.asia – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di DKI Jakarta terus meningkat seiring dengan curah hujan yang tinggi di wilayah ini. Karena itu, masyarakat harus disiplin menerapkan perilaku 3M Plus.
Melansir Detik.com, Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menjelaskan 3M Plus itu adalah menguras, menutup, mendaur ulang serta kegiatan mencegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.
“Pertama, DBD tentunya puskesmas dan pak lurah berusaha untuk mengatasi ini. Masyarakat sendiri harus menerapkan 3M ya, mengatasinya salah satunya mengentas sarang nyamuk, membersihkan tempat tempat dari air yg tergenang,” jelas Heru Budi.
Baca: Puncak DBD diperkirakan bulan April
Selain itu Heru mengimbau agar orang tua waspada terhadap gigitan nyamuk aedes aegypti kepada anak-anaknya.
Salah satunya dengan cara menjaga kebersihan atau memakaikan anaknya pakaian lengan panjang saat berada diluar rumah.
“Tentunya anak-anak kita kalau keluar rumah bisa menggunakan pakaian lengan panjang dan menjaga kebersihan,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta terjadi peningkatan kasus DBD hingga 19 Februari 2024, ada 627 kasus dengan indeks rasio DKI Jakarta sebanyak 5,57 per 100.000 penduduk.
Baca: Terapi daun pepaya untuk pasien DBD
Berdasarkan tren data kasus mingguan 2024, tercatat sudah terjadi peningkatan kasus jika dibandingkan pada pekan awal Januari.
Ketika memasuki pekan ke-9, saat itu data kasus menunjukkan peningkatan yang tajam mulai pekan ke-5, yaitu di awal Februari.
Data sebaran kasus DBD di wilayah DKI Jakarta, yakni Jakarta Pusat sebanyak 34 kasus, Jakarta Utara sebanyak 74 kasus, Jakarta Barat sebanyak 208 kasus.
Di wilayah Jakarta Selatan sebanyak 145 kasus, Jakarta Timur sebanyak 161 kasus dan Kepulauan Seribu sebanyak 5 kasus.
Reporter: Nurakhmayani

Leave a Reply