7cloud.asia – Aksi unjukrasa menolak kecurangan Pemilu 2024 akan digelar secara serentak di sejumlah daerah pada hari ini, Jumat (1/3/2024)
Aksi bertajuk Gerakan Rakyat Tolak Kecurangan Pemilu 2024 antara lain akan digelar di depan Gedung DPR RI Senayan Jakarta, di depan Gedung DPRD Jatim Surabaya, Titik Nol Yogyakarta, Alun-alun Kota Purwokerto, juga di DPRD Bogor.
Selain menolak kecurangan Pemilu 2024, aksi juga menuntut penurunan harga sembako, mendukung penggunaan hak angket untuk usut kecurangan Pemilu 2024 dan pemakzulan Jokowi.
Massa gabungan dari pendukung paslon 01 dan 02 dan berbagai elemen masyarakat ini juga menuntut Pemilu Ulang dengan terlebih dahulu mendiskualifikasi paslon 02.
Baca: Hak angket dan pengusutan kecurangan pemilu 2024
Dilansir kbanews.com, elemen masyarakat pro demokrasi Yogyakarta menggelar aksi besar di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, untuk mengenang momentum Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta.
Titik Nol yang berada di pusat kota ini berada tidak jauh dari Monumen Vredeberg Serangan Umum 1 Maret.
Warga akan menduduki selama enam jam seperti layaknya peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. Sedangkan tuntutan yang diusung dalam aksi ini yakni menolak Pemilu Curang hingga mendukung hak angket DPR.
Selain itu, warga juga menuntut turunkan harga sembako yang belakangan ini harganya melambung usai pembagian bansos jelang Pemilu 2024.
Baca: Ketua KPU telah empat kali langgar etika
Budayawan Yogyakarta Sigit Sugito mengatakan, aksi tidak hanya dilakukan oleh pendukung 01 dan 03 saja, namun masyarakat umum yang cinta demokrasi juga turun ke jalan.
“Kami ingin demokrasi tetap tegak berdiri di NKRI. Itu alasan kami turun ke jalan,” katanya kepada KBA News, Kamis, 29 Februari 2024.
Dalam aksi tersebut juga akan dilakukan penandatangan petisi rakyat dukung hak Angket DPR untuk mengungkapkan penyalahgunaan kekuasan, politisasi bansos, dan membongkar pelanggaran Pemilu.
Selama aksi bertajuk Petisi Rakyat Jogja Menggugat Pemilu Curang ini akan dimeriahkan dengan pembacaan puisi, orasi, aksi budaya.
Baca: ICW sebut Pemilu 2024 terburuk sepanjang era reformasi
Ketua AB Ningrat Yogyakarta ini mengungkapkan, aksi berlangsung dalam dua gelombang di lokasi yang sama. Pertama dimulai pukul 10.00 WIB. Sedangkan yang kedua pukul 13.00 WIB.
Untuk perizinan sudah ada dari kepolisian. “Awalnya teman-teman 01 mengajukan izin pukul 13.00 WIB, setelah di kepolisian ternyata pukul 10.00 WIB ada aksi serupa yang dilakukan teman-teman 03,” jelasnya.
“Baik 01 dan 03 sudah saling koordinasi untuk aksi besok. Teknisnya seperti apa masih dalam pembahasan lebih lanjut,” imbuh Sigit.

Leave a Reply