Pemilu 2024: Bawaslu Temukan Lebih 20.000 TPS Berdekatan dengan Markas Pemenangan Peserta Pemilu

Written by

in

7cloud.asia – Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menyoroti tempat pemungutan suara (TPS) yang tempatnya berdekatan dengan markas tim pemenangan peserta pemilu.

Menurut Bagja, TPS yang seperti jumlahnya mencapai 21.947 TPS yang tersebar di berbagai daerah.

Menurutnya, jika sebuah TPS berdekatan dengan tempat tim pemenangan salah satu paslon maka hal itu berpotensi terjadinya ajakan atau mobilisasi massa yang mengganggu jalannya proses pemungutan suara.

“Tapi apakah dilarang? Tidak. Tapi dianjurkan lebih baik jauh dari rumah tim pemenangan dan lain-lain, tapi kalaupun sudah demikian maka harus ada perhatian khusus dari teman-teman pengawas dan juga pemantau,” jelasnya.

Baca: Sebelum bertugas, petugas KPPS jalani pemeriksaan kesehatan

Hal ini, menurut Rahmat, juga agar masyarakat turut menjaga kondusifitas dan juga (mencegah terjadinya) pelanggaran, adanya mobilisasi dan sebagainya.  

Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Ihsan Maulana, menuturkan sebenarnya kerawanan di TPS ini sudah terjadi di pemilu-pemilu sebelumnya.

Namun, yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah permasalahan kerawanan tersebut sudah dimitigasi dengan baik atau tidak oleh penyelenggara dan pengawas pemilu.

Baca: Yang tak boleh dilakukan saat masa tenang

Ia mencontohkan TPS yang tempatnya berdekatan dengan markas dari tim pemenangan peserta pemilu. Bagaimana KPU dan Bawaslu mengatasi permasalahan tersebut.

Ia menyebut kondisi saat Pilkada 2020 dan juga Pemilu 2019, di mana ada beberapa TPS yang terpaksa harus digeser karena saling berdekatan antara tim pemenangan yang satu dengan yang lain.

Ia pun mempertanyakan apa yang telah dilakukan oleh KPU dan Bawaslu atas temuan TPS seperti ini. 

Baca: Film Dirty Vote picu kontroversi 

“Jangan-jangan pemetaan TPS yang mereka lakukan untuk 2024 tidak berubah dari mitigasi permasalahan yang sudah dipetakan itu. Ini yang harusnya dijawab,” ungkap Ihsan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *