7cloud.asia – Meski beberapa wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim)sudah diguyur hujan, namun masih ditemukan sebanyak 121 titik panas di wilayah ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memantau jumlah ini meningkat dari hari sebelumnya, Selasa (30/01/2024) sebanyak 114 titik panas.
“Sebanyak 121 titik panas ini terpantau sepanjang Rabu (31/1) mulai pukul 01.00 hingga 24.00 WITA,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan, Diyan Novrida pada Kamis (01/02/2024).
Melansir Antaranews, 121 titik yang terpantau kemarin (31/01/2024) tersebar di empat kabupaten yakni Kutai Barat (7), Kutai Timur (94), Kutai Kartanegara (18), dan Kabupaten Berau (2).
Baca: Pengolahan lahan gambut sering memicu kebakaran lahan
Rinciannya adalah tujuh titik di Kutai Barat tersebar pada empat kecamatan yakni Bongan (2), Jempang (1), Muara Lawa (3), dan Kecamatan Siluq Ngurai (1), semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
Di Kutai Timur yang terdeteksi 94 titik dengan sebaran di Kecamatan Bengalon (26), Kaubun (8), Kongbeng (20), Muara Ancalong (8), Muara Bengkal (2), Muara Wahau (6), Rantau Pulung (19), dan Kecamatan Telen (5) dengan tingkat kepercayaan menengah dan tinggi.
Kabupaten Kutai Kartanegara yang terpantau 21 titik tersebar di delapan kecamatan yakni Kembang Janggut (3), Kenohan (1), Marangkayu (2), Muara Badak (2).
Selain itu, titik panas juga terpantau di Muara Kaman (7), Sangasanga (1), Sebulu (1), dan Tabang (1), dengan tingkat kepercayaan menengah.
“Sedangkan Kabupaten Berau yang terdeteksi dua titik panas, tersebar di Kecamatan Segah dan Kelay, dengan tingkat kepercayaan menengah,” jelas Diyan.
Baca: Titik panas di Sumatera bertambah
Pihaknya, lanjut Diyan, akan menyampaikan informasi ini ke pihak terkait, termasuk ke Manggala Agni.
Selain itu, pihaknya juga akan menyampaikan informasi ini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi serta kabupaten/kota agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.
Agar jumlah titik panas tidak bertambah, BMKG mengimbau semua pihak agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran hutan.
Selain itu BMKG juga mengajak masyarakat bersama-sama mencegah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seperti tidak melakukan pembakaran di hutan maupun lahan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada Selasa (30/01/2024) BMKG mendeteksi 114 titik panas.
Titik panas tersebut tersebar di lima kabupaten yakni Paser (2), Kutai Barat (2), Kutai Timur (84), Kutai Kartanegara (21), dan Kabupaten Berau (5).
Reporter: Nurakhmayani

Leave a Reply