Netralitas Polri di Pemilu 2024 Diragukan, Komisi III DPR Akan Bentuk Panja

Written by

in

7cloud.asia – Tak lama setelah tiga pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang akan berlaga di Pemilu 2024 diumumkan, muncul isu tak sedap dugaan keberpihakan Polri pada salah satu pasangan.

Keberpihakan Polri di Pemilu 2024 ini sudah berhembus jauh sebelum ketiga pasangan capres-cawapres diresmikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Keberpihakan Polri pada pasangan capres-cawapres tertentu ini menjadi pertanyaan besar sejumlah anggota DPR dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR dengan Polri terkait pengamanan Pemilu 2024 pada 15 November 2023 lalu.

Aspek netralitas Polri di Pemilu 2024 menjadi poin krusial yang dibahas dalam RDP Komisi III DPR saat itu.

Baca: Dinasti politik akan lahirkan pemerintahan yang tak adil

Komisi II DPR juga berencana menggelar rapat internal untuk membahas rencana pembentukan Panitia Kerja (Panja) Netralitas Polri dalam menghadapi Pemilu 2024.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan I Wayan Sudirta mengatakan Polri perlu meningkatkan citranya yang netral, yang akhir-akhir ini disorot.

Polri, ujar Wayan, harus tegas menolak segala kegiatan yang dapat mencoreng citra netralitas Polri.

“Jangan sampai ada pemasangan baliho, dikenakan dengan Polri. Jangan samai itu dikaitkan. Kalau dikaitkan susah mengklarifikasi, ini masalah besar bagi Polri ke depan,” ujarnya.

Baca: Mengapa Jokowi memaksakan Gibran yang nggak pengalaman, apa yang mau ditutupi?

Lebih jauh ia mengingatkan semakin banyaknya benturan kepentingan politik dalam masyarakat, semakin diperlukan kewaspadaan Polri dalam menentukan langkah dan kebijakan.

Untuk itu ia meminta Polri memetakan dengan cepat dan mendeteksi potensi adanya upaya pecah belah masyarakat yang dapat memicu konflik sosial.

Benny K. Harman dari Fraksi Partai Demokrat menilai netralitas Polri adalah sebuah utopia. Pasalnya, operasi pengamanan pemilu sering dilihat sebagai agenda untuk memobilisasi Polri demi kepentingan politik pihak tertentu.

Jika operasi pengamanan pemilu tidak dilaksanakan dengan transparan, tambahnya, wajar masyarakat risau dengan netralitas Polri dalam pemilu.

Baca: Brimob datangi rumah relawan ganjar dengan gunakan kendaraan taktis

“Netralitas polisi dalam pemilu itu adalah sebuah utopia. Itu hanya ideal saja, nyatanya tidak. Tidak bisa kita tutup-tutupi memang ada anggota (Polri) yang kerjanya memasang baliho partai politik tertentu,” tuturnya.

Menurut Benny, kenyataan bahwa Polri dikerahkan untuk memenangkan kelompok tertetntu tidak boleh ditutupi.

Apalagi masyarakat kini berani bertanya secara terbuka, mengapa Polri tidak melakukan apapun melihat sebagian anggotanya membawa, memasang, dan mengamankan baliho partai politik tertentu.

Benny menegaskan netralitas harus diterjemahkan dalam bentuk penegakan hukum.

Baca: Intimidasi dilakukan aparat pada pihak yang kritisi putusan MK yang loloskan Gibran

Kepala Badan Pemeliharan Keamanan Polri Komisaris Jenderal Fadil Imran menegaskan institusinya akan bersikap netral pada pemilu 2024.

Ia menilai isu netralitas yang kembali berhembus kali ini merupakan isu klasik lima tahunan, sehingga ia sudah mengantisipasi hal itu.

Fadil memastikan agar operasi intelijen untuk pengamanan pemilu tidak disalahgunakan untuk penggalangan bagi kelompok tertentu.

“Sebenarnya internalisasi tentang netralitas (Polri) ini tidak perlu lagi disampaikan secara gamblang dan berulang-ulang. Tapi saran dari forum Komisi III ini untuk harus ada penyampaian khusus, nanti kami akan sampaikan kepada Bapak Kapolri,” tuturnya.

Baca: Cara mencegah politik dinasti

Terkait pemasangan baliho partai politik tertentu yang dibantu oleh polisi, Fadil sudah mendapat informasi dari Polda Jawa Barat bahwa informasi itu belum bisa terklarifikasi.

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo juga telah meminta masyarakat melapor jika ada jajarannya tidak netral selama Pemilu 2024. Namun laporan itu lanjutnya harus disertai dengan bukti yang kuat.

Sumber: VOA Indonesia

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *