7cloud.asia – Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kembali terjadi. Kali ini TPA Regional Sarbagita (TPA Suwung), Denpasar, Bali.
Kebakaran yang mulai terjadi Kamis (12/10/2023) siang terus meluas hingga hampir setengah lahan TPA Suwung Bali tersebut hangus.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ardy Ganggas seperti dilansir Antaranews mengatakan, berdasarkan pemantauan udara pada Kamis sore, sekitar seperempat luas lahan TPA terbakar.
“Tetapi kini hampir separuh yang terbakar. Dari lahan TPA seluas 32 hektare, hampir separuhnya terbakar,” jelas Ardy.
Baca: Pengelolaan sampah dengan ditimbun sudah saatnya diakhiri
Ardy menambahkan, pihaknya terus melakukan pemadaman dengan menggunakan alat berat untuk memotong arus api dengan mengeruk lumpur-lumpur dan mengantisipasi api menjalar hingga ke pemukiman penduduk.
“Alat berat digunakan untuk melakukan blokir dengan lumpur berair untuk menutup pergerakan api,” ujarnya.
Tim pemadam kebakaran BPBD Kota Denpasar juga digantikan dengan regu malam untuk melakukan pemadaman.
Baca: Pengelolaan sampah dengan teknologi Masaro mampu olah sekilo sampah jasi 1 gram emas
Setidaknya tujuh mobil damkar (pemadam kebakaran) dari Kota Denpasar dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di TPA Suwung, Bali ini.
“Selain itu juga dibantu dua damkar dari Kabupaten Badung dan satu damkar dari Kabupaten Gianyar,” urainya.
Operasi pemadaman dilakukan dengan dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin bersama Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Teja.
Baca: Bakteri pemangsa gas metana untuk menahan laju pemanasan global
Sebanyak 10 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Selain itu dua unit mobil ambulans dari BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kota Denpasar bersiaga di lokasi TPA Suwung.
Ada pula satu unit wheel loader dan empat ekskavator untuk membuka jalan dan akses mendekati titik-titik api agar mobil pemadam kebakaran lebih mudah bergerak menyemprotkan air.
Sementara itu, Polresta Denpasar menyatakan penyebab kebakaran di TPA Suwung diduga akibat metana yang dihasilkan dari tumpukan sampah.
Baca: Yuk kenali sampah plastik dan nilai ekonominya
“Penyebab kebakaran diperkirakan dari panasnya tumpukan sampah dan gas metan yang dihasilkan, sehingga berpotensi mengeluarkan api,” kata Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi.
Sukadi mengatakan peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (12/10/2023) sejak pukul 11.00 Wita.
Seorang saksi bernama Gede Mahardika (51) mengatakan ketika ia bekerja di kantor TPA Suwung tiba tiba melihat kepulan asap hitam pekat bersumber dari tumpukan sampah.
Baca: Ilmuwan AS gunakan bakteri untuk bersihkan polusi tanah
Tak lama setelah itu, kata Gede, asap hitam pekat berubah menjadi asap putih dan tersebar di sekitar daerah Sesetan, Denpasar Selatan.
Setelah melihat api yang cepat membesar tersebut, pihak pengelola TPA langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar dan BPBD Denpasar untuk memadamkan api tersebut.
Reporter: Nurakhmayani

Leave a Reply