Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan, Kabupaten Penajam Paser Utara Dinyatakan Darurat El Nino

Written by

in

7cloud.asia – Fenomena El Nino mencapai puncaknya pada bulan Agustus dan September ini. Akibatnya kekeringan dan kebakaran hutan melanda sejumlah wilayah di Indonesia dan menyatakan status darurat El Nino.

Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur salah satu daerah yang dinyatakan darurat El Nino

“Dengan adanya dampak kebakaran hutan dan lahan, serta kekeringan, Kabupaten Penajam Paser Utara masuk darurat El Nino,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, Budi Santoso seperti yang dikutip Antaranews.

Baca: BRIN sebut El Nino akan berlangsung hingga Mei 2024

Selanjutnya Budi memaparkan pihaknya telah melakukan kajian serta pengamatan terkait dengan fenomena El Nino. Hasilnya, ada potensi kekeringan yang dihadapi masyarakat.

Berdasarkan laporan Perusahaan Umum Daerah (Perunda) Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, cekungan penampung air (embung) untuk air baku di sejumlah instansi pengolahan air bersih mengalami penyusutan yang signifikan.

Bahkan operasional sejumlah instalasi pengolahan air bersih kini dihentikan karena sumber air baku sudah tidak memungkinkan untuk mendistribusikan air bersih terus menerus.

Baca: Dampak El Nino musim hujan 2023/2024 mundur

“Berdasarkan laporan Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, sudah terjadi penyusutan air baku untuk pengolahan air bersih,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Budi, pihaknya akan membahas masalah ini bersama instansi terkait mengenai penetapan status siaga darurat bencana kekeringan akibat musim kemarau.

Rencana penetapan status siaga bencana kekeringan ini karena ada potensi kekeringan dengan adanya musim kemarau panjang atau El Nino.

Baca: Karhutla terjaid di mana-mana

Penetapan status siaga darurat bencana kekeringan berkaitan dengan ketersediaan air bersih serta kejadian kebakaran hutan dan lahan yang berdampak bagi warga.

Selain itu penetapan status siaga darurat bencana ini sebagai antisipasi bebagai bencana lainnya yang akan terjadi sebagai dampak adanya fenomena El Nino hingga Januari 2024.

El Nino merupakan fenomena cuaca yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang menjadi lebih hangat dari biasanya. Biasanya terjadi setiap 5 atau 7 tahun sekali.

Baca: Imbas El Nino, kekeringan di NTB masuk level awas

Fenomena ini adalah fenomena global yang juga dialami oleh negara-negara lain yang terletak pada garis ekuator dan negara Indonesia merupakan salah satunya.

Fenomena alam ini menyebabkan perubahan pola cuaca global, yang berdampak
signifikan pada iklim di berbagai wilayah di dunia, termasuk di Indonesia.

Reporter: Nurakhmayani

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *