7cloud.asia – Hampir sepekan bencana banjir dan longsor melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Jumlah korban kian bertambah. Hingga Selasa (02/12/2025) malam, total korban meninggal mencapai 744 orang.
Berdasarkan data Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana (Pusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban meninggal terbanyak ditemukan di wilayah Sumatera Utara, 301 orang.
Baca: YLBHI Dorong Presiden Prabowo Tetapkan Bencana di Sumatera Sebagai Bencana Nasional
Di wilayah ini sebanyak 163 orang masih dalam pencarian dan 614 orang lainnya mengalami luka-luka. Dari 17 kabupaten/kota yang terdampak, sebanyak 527.300 orang mengungsi. Dan masyarakat yang terdampak sebanyak 1,7 juta orang.
BNPB juga mencatat lebih dari 1000 unit rumah rusak. Dengan rincian 215 unit rumah rusak berat, 45 unit rusak sedang dan 900 unit rusak ringan.
Sementara fasilitas pendidikan yang rusak mencapai 32 unit dan jembatan yang rusak mencapai 29 unit.
Baca: Sebelum Bencana di Sumatera, BMKG Berkali-kali Keluarkan Peringatan Dini
Selanjutnya wilayah Sumatera Barat. Dari 15 kabupaten/kota yang terdampak, korban meninggal mencapai 225 orang, 161 orang lainnya masih hilang dan sebanyak 112 orang lainnya mengalami luka-luka.
Jumlah warga yang terdampak sebanyak 141.800 orang dengan jumlah pengungsi sebanyak 137.600 orang.
Di Sumatera Barat, rumah rusak berat mencapai 911 unit, rusak sedang 454 unit dan rusak ringan sebanyak 1400 ribu unit. Fasilitas pendidikan yang rusak sebanyak 86 unit dan fasilitas kesehatan yang rusak sebanyak 66 unit.
Baca: Pasca Bencana di Sumatera, Ini Rencana BNPB
Kemudian di wilayah Aceh. Dari 18 kabupaten/kota yang terdampak, korban meninggal mencapai 218 orang, 227 orang lainnya masih hilang dan sebanyak 1838 orang lainnya mengalami luka-luka.
Jumlah warga yang terdampak di Aceh merupakan yang terbanyak, dibandingkan dengan Sumatera Utara dan Sumatera Barat yaitu 1,5 juta orang. Sementara jumlah pengungsi juga terbanyak mencapai 449.600 orang.
Jumlah rumah rusak di Aceh juga terbanyak jika dibandingkan dengan Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Di wilayah yang dijuluki Serambi Mekkah ini sebanya 2.500 unit rumah rusak berat, 1600 unit rusak sedang dan 1300 unit rusak ringan.
Sementara fasilitas pendidikan yang rusak mencapai 205 unit dan jembatan yang rusak mencapai 204 unit.

Leave a Reply