7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat hingga sepekan ke depan.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam keterangannya pada Rabu (17/09/2025) menjelaskan cuaca ekstrem tersebut berupa hujan berintensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang hingga 24 September mendatang.
Meski durasi singkat, namun kondisi cuaca seperti ini bisa membahayakan. Karena itu, masyarakat harus mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi.
“Kondisi ini dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang,” kata Dwikorita.
Baca: BMKG Ingatkan Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat Selama Sepekan
Selanjutnya mantan rektor Universitas Gajah Mada (UGM) ini menjelaskan berdasarkan analisis dinamika, kondisi cuaca ekstrem ini karena sejumlah faktor.
Faktor tersebut berupa kondisi laut yang menghangat yang membuat suhu muka laut yang relatif hangat di perairan sekitar Indonesia. Sehingga uap air melimpah ke atmosfer.
Adanya Indeks Dipole Mode (DMI) Negatif, kondisi ini berkontribusi pada peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah barat Indonesia.
Faktor lainnya adanya sirkulasi siklonik di barat Sumatera memicu zona pertemuan angin (konvergensi) yang melintasi Jawa Barat, memaksa massa udara naik dan membentuk awan hujan pekat.
Faktor ini diperparah dengan kondisi labilitas atmosfer lokal yang berada pada kategori ringan hingga kuat. Hal ini sangat mendukung terbentuknya awan-awan konvektif (awan hujan badai).
Baca: Hujan Ekstrem Akibatkan Perubahan Iklim
“Kombinasi inilah yang diperkirakan akan membuat langit Jawa Barat “aktif” menghasilkan hujan lebat sepanjang pekan,” ucap Dwikorita.
Berikut wilayah di Jawa Barat yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem.
Kamis 18 September 2025.
Kabupaten dan Kota Bogor, Depok, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Bandung Barat, Bandung, Majalengka, Garut, Kuningan, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, serta Pangandaran.
Jumat 19 September 2025
Wilayah terdampak meluas hingga Kabupaten dan Kota Bekasi, Karawang, Subang, Cimahi, Kabupaten dan Kota Bandung, Sumedang, serta sebagian wilayah Cirebon.
Baca: Perubahan Iklim Memicu Cuaca Ekstrem
Sabtu-Minggu 20-21 September 2025
Kondisi serupa dengan hari Jumat diprakirakan masih berlanjut di sebagian besar wilayah yang telah disebutkan.
Senin 22 September 2025
Hujan lebat berpotensi mengguyur Kabupaten dan Kota Bogor, Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Sukabumi, serta Cianjur dan Karawang.
Selasa Rabu 23-24 September 2025
Hujan signifikan masih mungkin terjadi di Bogor, Sukabumi, dan Cianjur pada Selasa. Sementara pada Rabu, potensi hujan lebat lebih terpusat di wilayah Tasikmalaya dan Pangandaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan, serta menata lingkungan agar risiko banjir dapat dikurangi,” katanya.

Leave a Reply