7cloud.asia – Sindikat Jurnalis Palestina (Palestinian Journalists Syndicate/PJS) menyatakan setidaknya 232 jurnalis dan pekerja media gugur dalam tugas sejak awal agresi Zionis Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023.
Korban terbaru yakni jurnalis foto Ibrahim Hajjaj, yang gugur dalam serangan udara Israel di lingkungan Al-Daraj di Kota Gaza saat mendokumentasikan agresi yang sedang berlangsung.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu (30/7/2025), PJS ikut berduka atas kematian Hajjaj. Pernyataan itu juga menekankan bahwa pesan Hajjaj masih akan tetap hidup, meskipun ada upaya untuk membungkam dan meneror pers.
Baca: Guillermo Cano 2024 untuk para jurnalis Palestina peliput perang di Gaza
Organisasi profesional non-pemerintah itu mengutuk keras sikap tentara Israel yang menargetkan Hajjaj dan jurnalis yang lain.
Sikap Israel ini disebut sebagai kebijakan eksekusi lapangan yang disengaja dan sistematis yang bertujuan untuk membungkam suara kebenaran Palestina serta mengintimidasi para profesional media.
PJS menganggap zionis Israel bertanggung jawab penuh atas kejahatan ini.
Selain itu, pihaknya juga menyeru komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan guna melindungi para jurnalis dan meminta pertanggungjawaban penjajah atas kejahatan mereka.
Sumber: Antaranews.com/WAFA

Leave a Reply