BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Jabodetabek dan Sejumlah Wilayah Lainnya Hingga Sepekan ke Depan

Written by

in

7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi melanda wilayah Jabodetabek dan wilayah lainnya hingga sepekan ke depan. Masyarakat diimbau waspada.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers secara daring menjelaskan intensitas hujan yang terjadi dalam sepekan mendatang diperkirakan lebih dari 100 milimeter (mm) per hari, bahkan mencapai 150 mm per hari di daerah Puncak, Jawa Barat.

“Pada sepekan ke depan, BMKG mewaspadai cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah, terutama di Pulau Jawa bagian barat dan tengah, termasuk Jabodetabek”, jelas Dwikorita.

Baca: Liburan panjang sekolah, waspada cuaca ekstrem

Selain wilayah Jabodetabek, cuaca ekstrem juga berpotensi melanda wilayah Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, termasuk Mataram; Maluku bagian tengah, serta Papua bagian tengah dan utara.

Selanjutnya Dwikorita memaparkan kondisi cuaca seperti ini dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer. Seperti lemahnya monsun Australia dan hangatnya suhu muka laut menyebabkan kelembaban udara tinggi, terutama di wilayah selatan Indonesia.

Selain itu BMKG juga memantau adanya Gelombang Atmosfer Kelvin yang aktif melintas di pesisir utara Jawa dan Laut Jawa disertai perlambatan dan belokan angin di Jawa bagian barat dan selatan yang memicu penumpukkan massa udara.

Baca: BMKG pastikan musim kemarau 2025 mundur

“Labilitas atmosfer lokal juga terpantau kuat dan mempercepat pertumbuhan awan-awan hujan,” katanya.

Kemudian periode tanggal 10 hingga 12 Juli, potensi hujan akan bergeser ke wilayah bagian tengah dan timur.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, banjir bandang, pohon tumbang yang dapat muncul sewaktu-waktu akibat cuaca ekstrem tersebut.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *