7cloud.asia – Mahkamah Perdagangan Internasional Amerika Serikat, pada Rabu (28/5/2025) waktu setempat, memblokir penerapan tarif impor menyeluruh yang diberlakukan Presiden Donald Trump.
Mahkamah Perdagangan Internasional AS menemukan Donald Trump telah melampaui wewenang ketika memberlakukan bea masuk atau tarif impor besar-besaran terhadap negara mitra dagang.
Dalam pernyataannya, Mahkamah tersebut menyebut Kongres memiliki kewenangan eksklusif untuk mengatur perdagangan dengan negara asing berdasarkan Konstitusi AS.
Selain itu, menurut putusan Mahkamah, kewenangan tersebut tidak dapat digantikan oleh deklarasi darurat nasional presiden untuk membenarkan kebijakan tarif yang diberlakukan secara menyeluruh.
Baca: Amerika Serikat tangguhkan penerapan tambahan tarif impor
Pengadilan mengeluarkan putusan permanen atas semua kebijakan tarif menyeluruh yang dikeluarkan oleh Donald Trump sejak menjabat pada Januari 2025.
Pengadilan juga telah memerintahkan pemerintahan Trump untuk mengeluarkan kebijakan baru yang mencerminkan keputusan tersebut dalam waktu 10 hari.
Tarif impor AS yang diblokir oleh pengadilan termasuk tarif yang diberlakukan bulan lalu terhadap hampir semua mitra dagang Amerika dan pungutan sebelumnya yang dikenakan kepada Kanada, China, dan Meksiko.
Pemerintahan Trump diketahui telah mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Baca: Puluhan negara negosiasikan kebijakan tarif impor AS
Pada April lalu, Trump memberlakukan tarif yang disebutnya “resiprokal” terhadap negara-negara yang memiliki defisit perdagangan dengan AS, serta tarif dasar sebesar 10 persen pada hampir semua negara.
Namun, ia kemudian menangguhkan penerapan tarif resiprokal spesifik negara selama 90 hari.
Pada Februari, Trump juga memberlakukan tarif terhadap Kanada, Meksiko, dan China, dengan alasan langkah itu diperlukan untuk menghentikan arus imigran ilegal dan perdagangan narkoba melintasi perbatasan AS.
Setelah putusan pengadilan tersebut, pasar global, termasuk saham Tokyo, menguat karena keputusan tersebut meredakan kekhawatiran atas dampak tarif AS terhadap perekonomian dunia.
Sumber: Antaranews.com/Kyodo

Leave a Reply