ruangkotacom – Pemerintah Metropolitan Tokyo (Jepang) akan membebaskan biaya air dasar untuk rumah tangga selama empat bulan musim panas 2025 ini.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong warga untuk tidak ragu-ragu menggunakan alat pengkondisi udara agar tetap sejuk di tengah cuaca yang semakin panas.
Rancangan undang-undang ini akan menghasilkan anggaran tambahan senilai 36,8 miliar yen (256 juta dolar atau sekira 4,2 triliun rupiah).
Untuk menutupi biaya tersebut akan diserahkan ke dewan perwakilan rakyat metropolitan Tokyo pada bulan Juni mendatang.
Baca: Ribuan warga Jepang dilarikan ke rumah sakit akibat musim panas ekstrem
“Upah riil terus menurun karena melonjaknya harga, dan mengingat perkiraan musim panas yang sangat panas, kami ingin melindungi kehidupan serta keseharian penduduk Tokyo,” kata Gubernur Tokyo Yuriko Koike kepada wartawan pada Selasa (20/5/2025).
Sekitar 8,2 juta rumah tangga di Tokyo diperkirakan akan mendapatkan manfaat dari rencana tersebut, menurut pemerintah metropolitan.
Biaya air dasar di Tokyo umumnya berkisar antara 860 yen (98.000 rupiah) hingga 1.460 yen (167.000 rupiah), tergantung pada diameter pipa air rumah tangga.
Pejabat Tokyo menyatakan bahwa rumah tangga yang menggunakan pipa air berdiameter 2 centimeter, jenis yang paling umum, diperkirakan dapat menghemat sekitar 5.000 yen pada tagihan air mereka selama empat bulan.
Pemakaian air terukur di atas tarif dasar akan tetap ditagih seperti biasa.
Baca: Suhu Bumi makin panas dan dampaknya semakin nyata
Perubahan iklim mengakibatkan Jepang, khususnya Tokyo mengalami musim panas yang terik dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi ini telah menyebabkan peningkatan jumlah orang yang dilarikan ke rumah sakit — bahkan kematian — karena sengatan panas.
Hal ini juga terjadi pada musim panas tahun lalu, di mana ribuan orang di antero Jepang dilarikan ke rumah sakit akibat cuaca panas ekstrem.
Kondisi ini membuat pihak berwenang mengeluarkan peringatan sengatan panas di sebagian besar negara. Warga juga diimbau untuk menghindari berolahraga di luar ruangan dan tetap menggunakan pendingin ruangan.
Sumber: Antaranews.com/Kyodo

Leave a Reply