Sejak Januari Hingga Awal Oktober, 2 Ribu Hektare Lahan di Riau Hangus Terbakar

Written by

in

7cloud.asia – Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, sejak Januari hingga 8 Oktober 2023 ada 2.169 titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla0 di provinsi tersebut.

Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla ini menghanguskan lahan seluas 2.029,15 hektare di daerah itu. 

“Dari 2.029,15 hektare lahan terbakar di Riau tersebut tersebar di kabupaten dan kota, dengan Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 50,6 hektare lahan terbakar, kemudian Kabupaten Rokan Hilir 238 hektare,” katanya dalam rilis diterima di Pekanbaru.

Baca Juga: Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca di Sejumlah daerah yang Rawan Terjadi Karhutla  

Selain itu lahan terbakar di Kota Dumai seluas 115,67 hektare, Bengkalis 398,29 hektare, Meranti 39,05 hektare, Siak 50,06 hektare, Pekanbaru 45,97 hektare,

Di wilayah Kampar 193,09 hektare, Pelalawan 261,73 hektare, Indragiri Hulu 349,34 hektare, Indragiri Hilir 258,85 hektare, dan Kabupaten Kuantan Singingi 28,5 hektare.

Berdasarkan data BPBD Riau, kata dia, hingga kini karhutla di Sungai Raya dan Sekip Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu, sudah tidak ada titik api dan saat ini sedang dilakukan pendinginan.

Baca Juga: BMKG: Musim Kemarau Berlangsung hingga Akhir Oktober

“Pemprov Riau tetap berupaya memadamkan api dengan melalui pembentukan dan mengaktifkan posko Satgas Karhutla di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta posko lapangan di lokasi karhutla,” katanya.

Selain itu menyiagakan seluruh sumber daya manusia dan sarana prasarana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan seperti alat berat eskavator, mesin pompa pemadam, selang, kendaraan operasional.

Untuk melokalisir karhutla juga dibangun sekat kanal, embung, menara pemantau api, dan lain-lain.

Baca Juga: Karhutla Terjadi di Mana-mana, Semua Pihak Harus Bahu Membahu Memadamkan

Pihaknya juga menyiapkan anggaran rutin dan biaya tanggap darurat untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

“Satgas Karhutla gencar melakukan deteksi dini melalui aplikasi dashboard Lancang Kuning, Sipakar Riau, Sipongi KLHK, serta pantauan hotspot BMKG,” katanya.

Pihaknya juga memperkuat Satgas Karhutla Riau dengan dua helikopter patroli (PK-RTX dan PK-ZGD), dua helikopter water bombing (C-FIZA dan N332N), satu pesawat TMC (Pilatus PC-6).

Baca Juga: Hujan Deras, Banjir di Aceh Utara Meluas

Kita, ujarnya,perlu terus mewaspadai arah angin yang mengarah dari tenggara ke barat laut-utara yang berpotensi mengirimkan asap ke wilayah Provinsi Riau sampai ke Malaysia dan Singapura.

“Kami terus berupaya dalam mengendalikan karhutla di Riau, bahkan potensi personel yang siap ditugaskan sesuai kebutuhan sebanyak 17.764 orang,” kata Syamsuar. 

Sumber: Antaranews

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *