7cloud.asia – Pemerintah Kota Jakarta Pusat mendorong pihak sekolah dan perkantoran di wilayahnya untuk aktif memberikan contoh baik dalam pengelolaan sampah.
saat menghadiri pengukuhan pengurus bank sampah yang tergabung dalam Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (Forsepsi) PT Pegadaian se DKI Jakarta, Wali kota Jakarta Pusat, Arifin meminta sekolah dan perkantoran mulai memilah sampah.
Arifin juga mengajak pengurus bank sampah terus aktif mengedukasi warga untuk memilah sampah dari rumah, guna mewujudkan Jakarta sebagai kota global.
“Kami tidak berhenti sebatas membentuk kelembagaan di setiap RW, namun terus mendorong agar bank sampah aktif beroperasi,” ujar Arifin, di Hotel Rivoli, Jalan Kramat Raya, Kamis (7/8/2025).
Baca: Industri daur ulang kekurangan suplai sampah plastik
Pada kesempatan ini, Arifin mengucapkan selamat kepada pengurus Forsepsi yang terus bergerak untuk menyadarkan warga melakukan pengelolaan sampah secara mandiri, sehingga Jakarta menjadi kota yang bersih, nyaman dan sehat.
Saat ini, 387 RW di Jakarta Pusat telah terbentuk pengurus bank sampah. Namun, tidak semua bank sampah yang ada aktif beroperasi.
Menurut data Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, pada Februari lalu tercatat 413 Bank Sampah Unit telah berdiri di Jakarta Pusat.
Adapun jumlah Bank Sampah Unit setiap RW bervariasi antara satu hingga ada yang sampai tiga unit. Namun diakuinya dari sejumlah Bank Sampah Unit yang ada tidak semuanya beroperasi maksimal.
Baca: Puluhan bank sampah di Jakarta Pusat tidak beroperasi
Dari total 413 Bank Sampah Unit yang ada hanya 342 yang telah beroperasi maksimal. Sedangkan sisanya sebanyak 71 Bank Sampah Unit lainnya termasuk dalam kategori tidak aktif.
SudinLH Jakarta Pusat akan terus melakukan penguatan ke Bank Sampah Unit yang termasuk kategori tidak aktif dan berkordinasi dengan jajaran kelurahan untuk terus melakukan pemantauan.
Sementara Deputy Operasional Kanwil 9 Jakarta II, Indra Firmansyah menuturkan, sampah yang dikelola merupakan sesuatu yang berguna dan menghindari dari bahaya.
“Sampah menjadi emas merupakan program luar biasa karena tidak ada di dunia yang tidak bermanfaat. Semoga hari ini sebagai awal kebahagian warga Jakarta untuk mendisiplinkan agar tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Leave a Reply