Simak, Berbagai Program Pemprov DKI Jakarta Atasi Kemacetan

Written by

in

7cloud.asia – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memaparkan sejumlah kebijakan Pemprov DKI dalam upaya mengatasi masalah kemacetan, banjir dan pengangguran.

Hal ini disampaikan Rano saat menjawab pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD 2025 di Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Senin (21/7/2025).

Terkait penanganan kemacetan dan pengelolaan transportasi publik, Rano mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Selain edukasi melalui berbagai media massa dan media sosial dan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah di Jakarta, serta kerja sama dengan stasiun radio, Pemprov DKI Jakarta juga menerapkan sejumlah kebijakan.

Salah satunya adalah program Rabu Angkutan Umum bagi seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta.

Baca: Kota-kota di dunia kehilangan waktu ratusan jam setahun akibat kemacetan

Selain itu, Rano mengatakan telah dilakukan pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD), penyediaan sarana transportasi publik massal serta mendorong pemanfaatan park and ride.

Subsidi Transportasi, menurut Rano, juga dilakukan sebagai upaya penyediaan angkutan umum massal guna mencapai kenaikan jumlah penumpang serta presentase perjalanan menggunakan angkutan umum.

Sedangkan untuk mengatasi kemacetan, Rano mengaku menerapkan strategi yang komprehensif, yakni dengan push and pull strategy.

Selanjutnya, strategi disinsentif penggunaan kendaraan pribadi terus dilakukan secara berkelanjutan demi mengurangi arus lalu lintas, melalui penerapan sistem ganjil-genap yang telah berlaku di 25 ruas jalan.

Sistem ini akan dikaji lebih lanjut terkait manajemen kebutuhan lalu lintas.

Baca: Kemacetan di Jakarta berkurang karenavmakin banyak warga yang beralih ke transportasi publik

“Karena itu, diperlukan sinergi lebih mendalam antara Pemprov DKI Jakarta, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di kawasan Jabodetabek, serta peran aktif masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Rano, pihaknya juga terus mendorong penguatan layanan transportasi laut antar pulau melalui pengembangan transportasi di wilayah Kepulauan Seribu.

Beberapa di antaranya adalah pengembangan Lintasan Kapal untuk Angkutan Perairan di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan menggunakan trayek Liner – Lintasan Pendukung (Feeder), serta layanan kapal Pariwisata.

Pemprov juga telah menambah jumlah armada kapal untuk melayani permintaan pergerakan pariwisata ke Kepulauan Seribu, termasuk lintasan kapal sekolah.

Baca: Transportasi publik di Jakarta makin beragam dan terintegrasi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *